Kawan, Bulan Februari ini sepertinya menjadi bulan yang istimewa bagi sebagian orang, terutama kaum remaja tentunya. Apa pasalnya? Dijamin, jawabannya tidak akan berada jauh dari keistimewaan tanggal 14 Februari. Ya, tanggal 14 disebut-sebut sebagai Valentine’s Day (VD). Sebenarnya apa sih VD itu? Kenapa hampir semua orang mendadak sibuk berkasih sayang pada hari itu? Kenapa juga cokelat, surat cinta, dan ucapan Be My Valentine menjadi lazim pada hari itu? (lagi…)
Islam
Februari 13, 2008
Februari 10, 2008
Oleh : Adian Husaini
Hermeneutika kini telah menjadi begitu populer di Indonesia dan diajukan oleh berbagai pihak sebagai alternatif pengganti metode tafsir ‘klasik’ dalam memahami Al-Quran.
Sejumlah nama pemikir modernis, neo-modernis, atau post-modernis –seperti Fazlur Rahman, Mohammed Arkoen, al-Jabiri, Hassan Hanafi, Nasr Hamid Abu Zeid, Farid Essac, dan lainnya– kini menjadi idola baru dalam memahami al-Quran dan Sunnah Rasul. Mereka begitu populer dan dikagumi di berbagai institusi pendidikan dan ormas Islam, menggantikan tokoh-tokoh pemikir besar Islam, seperti Syafii, Maliki, Hanafi, Ahmad bin Hanbal, al-Ghazali, Ibn Taimiyah, Muhammad Abduh, Rasyid Ridha, dan yang lainnya. Kaum Muslimin Indonesia kini digerojok dengan ratusan –mungkin ribuan– buku, makalah, dan artikel tentang hermeneutika, dengan satu pesan yang sama: “Tinggalkan (paling tidak, kritisi!) tafsir lama.